Pembaruan Hukum Waris Islam di Indonesia: Studi Perbandingan Kompilasi Hukum Islam (KHI) dan Fatwa Kontemporer
Main Article Content
Abstract
Artikel ini mengkaji perkembangan hukum waris Islam di Indonesia, dengan fokus pada perbandingan antara Kompilasi Hukum Islam (KHI) dan fatwa-fatwa kontemporer yang dikeluarkan oleh lembaga keagamaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana KHI dan fatwa-fatwa tersebut merespons perubahan sosial, ekonomi, dan teknologi yang memengaruhi praktik pewarisan di Indonesia. Metodologi yang digunakan adalah studi komparatif yang menggabungkan analisis dokumen KHI, fatwa-fatwa terkait, dan literatur hukum Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KHI, meskipun memiliki peran penting dalam standarisasi hukum waris, seringkali memerlukan interpretasi dan adaptasi melalui fatwa untuk menjawab isu-isu yang belum terakomodasi secara jelas. Studi ini juga menyoroti peran penting kearifan lokal dan toleransi beragama dalam implementasi hukum waris, sebagaimana dibuktikan dalam praktik di beberapa daerah. Kesimpulan utama adalah bahwa hukum waris Islam di Indonesia bersifat dinamis dan responsif terhadap konteks sosial, serta membutuhkan sinergi antara regulasi formal (KHI) dan interpretasi yang fleksibel (fatwa) untuk memastikan keadilan dan kepastian hukum bagi masyarakat.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
References
Addin Maulana, A., Zulfikar Ar Rizki Akbar, Z. A. R., Ramadhani Alfin Habibie, R. A. H., Muhammad Norhadi, M. N., & Kamal Hasuna, K. H. (2024). Inheritance Rights of Nasabiyyah Children Born Out of Wedlock According to Islamic Family Law. El-Usrah Jurnal Hukum Keluarga, 7(2). https://doi.org/10.22373/ujhk.v7i2.25072
Abdurrahman. (2010). Kompilasi Hukum Islam di Indonesia. Akademika Pressindo.
Abdullah, J. (2015). Wasiat wajibah bagi ahli waris non-muslim (Analisis putusan MA No. 16 K/AG/2010). Jurnal Hukum Islam, 13(1), 35–48. https://doi.org/10.28918/jhi.v13i1.485
Ali, M. D. (2011). Hukum Islam: Pengantar ilmu hukum dan tata hukum Islam di Indonesia. RajaGrafindo Persada.
Anshary, M. K. (2015). Hukum kewarisan Islam dalam teori dan praktik. Semesta Rakyat.
Arto, M. (2015). Pembaruan hukum Islam melalui putusan hakim. Pustaka Pelajar.
As-Shabuni, M. A. (1995). Pembagian waris dalam Islam (Al-Mawarits fi-sy Syari’ah al-Islamiyyah) (A. M. Basalamah, Terj.). Gema Insani Press.
Azhar, M. (1996). Filsafat hukum Islam: Upaya kontekstualisasi hukum Islam di Indonesia. Ittaqa Press.
Aziz, M. (2018). Hukum waris Islam di Indonesia: Teori dan implementasi. Bina Ilmu.
Azizah, N. (2016). Dinamika kewarisan Islam di Indonesia: Kajian atas ahli waris pengganti. Jurnal Al-Mazahib, 4(2), 235–250.
Bisri, C. H. (1999). Kompilasi hukum Islam dalam sistem hukum nasional. Logos.
Djazuli, A. (2010). Ilmu fiqh: Penggalian, perkembangan, dan penerapan hukum Islam. Kencana.
Fanani, A. (2019). Fatwa-fatwa kontemporer: Dinamika hukum Islam di Indonesia. Setara Press.
Fauzan. (2010). Implementasi KHI dalam penyelesaian sengketa waris di Pengadilan Agama. Jurnal Mimbar Hukum, 22(1), 115–130. https://doi.org/10.22146/jmh.16223
Haris, M. (2012). Reinterpretasi ayat-ayat waris dalam perspektif keadilan gender. Jurnal Musawa, 11(2), 189–204. https://doi.org/10.14421/musawa.2012.112.189-204
Hasan, M. A. (2002). Hukum waris dalam Islam. Bulan Bintang.
Hazairin. (1982). Hukum kewarisan bilateral menurut Qur’an dan Hadits. Tintamas.
Ibrahim, J. (2011). Normativitas dan otentisitas hukum waris Islam di Indonesia. Jurnal Ius Quia Iustum, 18(4), 562–581. https://doi.org/10.20885/iustum.vol18.iss4.art5
Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 1991 tentang Penyebarluasan Kompilasi Hukum Islam.
Ilyas, I., Rani, F. A., Bahri, S., & Sufyan, S. (2023). The Accommodation of Customary Law to Islamic Law: Distribution of Inheritance in Aceh from a Pluralism Perspectives. SAMARAH Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam, 7(2), 333–350. https://doi.org/10.22373/sjhk.v7i2.15650
Kusmayadi, D. (2017). Analisis fatwa MUI tentang kedudukan harta bersama dalam kewarisan. Jurnal Syariah, 5(1), 45–60.
Majelis Ulama Indonesia. (2011). Himpunan fatwa Majelis Ulama Indonesia sejak tahun 1975. Erlangga.
Majelis Ulama Indonesia. (2005). Fatwa Nomor 5/MUNAS VII/MUI/9/2005 tentang Warisan Beda Agama.
Mubarok, J. (2014). Pembaruan hukum Islam di Indonesia: Studi tentang metodologi fatwa MUI. Jurnal Ahkam, 14(2), 211–222. https://doi.org/10.15408/ajis.v14i2.1278
Mudhar, A. (2003). Fatwa-fatwa Majelis Ulama Indonesia dalam perspektif perubahan sosial. Jurnal Hukum Islam, 2(1), 12–28.
Munawwir, A. W. (1997). Kamus Al-Munawwir Arab-Indonesia terlengkap. Pustaka Progressif.
Nasution, K. (2009). Hukum perdata (keluarga) Islam Indonesia dan perbandingan hukum perkawinan di dunia Muslim. ACAdeMIA.
Novianti. (2017). Kedudukan ahli waris beda agama dalam perspektif KHI dan putusan hakim. Jurnal Penelitian Hukum De Jure, 17(3), 341–356. http://dx.doi.org/10.30641/dejure.2017.V17.341-356
Pusat Pengkajian Hukum Islam dan Masyarakat (PPIM). (2012). Pembaruan hukum Islam di Indonesia: Antara teks dan realitas. UIN Press.
Ramulyo, I. (2004). Hukum kewarisan Islam dalam perbandingan. Sinar Grafika.
Rofiq, A. (2013). Pembaruan hukum Islam di Indonesia: Antara politik hukum dan kebutuhan sosial. Jurnal Walisongo, 21(1), 35–58. https://doi.org/10.21580/ws.2013.21.1.238
Sahrani, S. (2011). Fikih mawaris. Ghalia Indonesia.
Sapruddin. (2015). Studi komparatif pembagian waris anak laki-laki dan perempuan: Antara fikih klasik dan KHI. Jurnal Al-Risalah, 15(2), 267–282. https://doi.org/10.30631/al-risalah.v15i02.378
Sultoni. (2014). Rekonstruksi hukum kewarisan Islam di Indonesia (Analisis terhadap KHI). Jurnal Hukum Islam (JHI), 12(1), 77–92. https://doi.org/10.28918/jhi.v12i1.531
Syahrizal. (2010). Hukum adat dan hukum Islam di Indonesia: Dinamika integrasi hukum waris. Jurnal Ijtihad, 10(1), 45–60. https://doi.org/10.18326/ijtihad.v10i1.45-60
Syarifuddin, A. (2012). Hukum kewarisan Islam. Kencana Prenada Media Group.
Sodiqin, A., & Umroh, R. R. (2024). Toward Interreligious Fiqh: A Study of the Culture-Based Religious Tolerance in the Kaloran Community, Central Java, Indonesia. Al-Jami'ah Journal of Islamic Studies, 61(1), 159-180. https://doi.org/10.14421/ajis.2023.611.159-180
Thalib, S. (1984). Hukum kewarisan Islam di Indonesia. Bina Aksara.
Wahyudi, Y. (2007). The slogan 'Back to the Qur’an and Sunnah' and the comparative study of Islamic law in Indonesia. Islamic Law and Society, 14(1), 111–140. https://doi.org/10.1163/156851907779901511
Yasin, N. (2014). Modernisasi hukum keluarga Islam di Indonesia. Jurnal De Jure, 6(1), 12–25. https://doi.org/10.18860/j-fsh.v6i1.2687
Zainuddin, A. (2012). Metode penelitian hukum. Sinar Grafika.
Zaid, M. (2020). Reorientasi wasiat wajibah dalam KHI: Analisis sosiologi hukum. Jurnal Ilmiah Syari'ah, 19(2), 155–170. http://dx.doi.org/10.31958/juris.v19i2.2356
Zubaidah, S. (2016). Fiqh mawaris: Hukum kewarisan Islam. Citapustaka Media.