Strategi Pengelolaan Desain Area Belajar Luar Kelas di TK ABA Karangmojo

Main Article Content

Aulia Zahra Putri
Rafli Aditya Pratama
Nadia Maharani

Abstract

Lingkungan belajar luar ruangan (outdoor) memegang peran krusial dalam mendukung perkembangan holistik anak usia dini, terutama pada aspek fisik-motorik, kognitif, dan sosial-emosional. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis secara mendalam praktik manajemen desain area pembelajaran luar ruangan di TK Budi Mulia Dua Pandeansari, Yogyakarta. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif berdesain studi kasus, data dikumpulkan melalui triangulasi metode observasi, wawancara semi-terstruktur dengan kepala sekolah, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lembaga ini telah berhasil mengimplementasikan sebuah sistem manajemen yang komprehensif dan sistematis, yang mencakup perencanaan anggaran melalui RAPBS, pengadaan sarana berdasarkan analisis kebutuhan, serta jadwal perawatan dan pemeliharaan rutin untuk menjamin keamanan. Desain area outdoor secara efektif menerapkan prinsip-prinsip pedagogis modern yang berpusat pada anak, seperti keamanan, zonasi, dan integrasi elemen alam, yang memposisikan lingkungan sebagai "guru ketiga". Keberhasilan ini didukung oleh peran aktif guru sebagai fasilitator yang menciptakan lingkungan psikis yang aman dan mendukung. Disimpulkan bahwa praktik di TK Budi Mulia Dua Pandeansari dapat menjadi model praktik baik (best practice) yang menunjukkan bahwa sinergi antara manajemen yang terencana, desain yang disengaja, dan peran guru yang fasilitatif adalah kunci untuk mengoptimalkan potensi lingkungan belajar outdoor.

Article Details

How to Cite
Putri, A. Z., Pratama, R. A., & Maharani, N. (2025). Strategi Pengelolaan Desain Area Belajar Luar Kelas di TK ABA Karangmojo. NOVARA: Nusantara Innovation and Educational Technology, 2(1), 45–55. https://doi.org/10.64093/novara.v2i1.359
Section
Articles

References

Arya Wiradnyana, I. G. (2020). Pengelolaan Lingkungan Belajar Outdoor Sebagai Penunjang Aktivitas Bermain Di TK. Widya Kumara: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(2), 68-79.

Baiti, N. (2020). Konsep Pengelolaan Desain Lingkungan Pendidikan Anak Usia Dini. Jurnal Kajian Pendidikan Dasar Dan Anak Usia Dini, 5(2), 28-35.

Brussoni, M., Gibbons, R., Gray, C., Ishikawa, T., Sandseter, E. B. H., Bienenstock, A., ... & Tremblay, M. S. (2015). What is the relationship between risky outdoor play and health in children? A systematic review. International Journal of Environmental Research and Public Health, 12(6), 6423-6454.

Carson, V., Lee, E. Y., Hesketh, K. D., Hunter, S., Kuzik, N., & Tremblay, M. S. (2017). Physical activity and sedentary behavior in relation to body mass index in preschool-aged children: a systematic review and meta-analysis. Obesity Reviews, 18(S1), 3-15.

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). Sage publications.

Dankiw, K. A., Tsiros, M. D., Baldock, K. L., & Kumar, S. (2020). The impacts of unstructured nature play on health in early childhood development: A systematic review. PLoS ONE, 15(2), e0229006.

Edwards, C., Gandini, L., & Forman, G. (Eds.). (2012). The hundred languages of children: The Reggio Emilia experience in transformation (3rd ed.). Praeger.

Fjørtoft, I. (2004). Landscape as playscape: The effects of natural environments on children's play and motor development. Children, Youth and Environments, 14(2), 21-44.

Herrington, S., & Brussoni, M. (2015). Beyond physical activity: The importance of play and nature-based play spaces for children's health and development. Current Obesity Reports, 4(4), 477-483.

Ismail, W., & Mutmainah, M. (2019). Pengelolaan Lingkungan Pembelajaran di PAUD Kemala Bhayangkari. Nanaeke: Indonesian Journal of Early Childhood Education, 2(2), 124-135.

Little, H., & Wyver, S. (2019). Outdoor play in early childhood education and care. In The SAGE Handbook of Outdoor Play and Learning (pp. 13-27). SAGE Publications.

Mariyana, R., & Setiasih, O. (2018). Desain Lingkungan Belajar Untuk Mengoptimalkan Multiple Intelligences Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Usia Dini, 12(1), 144-156.

Masyithoh, D., & Hidayat, A. (2021). Implementasi pembelajaran holistik integratif dalam mengembangkan potensi anak usia dini. Jurnal Pelita PAUD, 6(1), 1-10.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Sage publications.

Rahayu, E. P., & Mulianti, E. (2022). Pengelolaan Lingkungan Belajar Outdoor Sebagai Pendukung Aktivitas Bermain Di PAUD. Dunia Anak: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 1-7.

Santrock, J. W. (2018). A topical approach to life-span development (9th ed.). McGraw-Hill Education.

Sholekhah, M., Wathon, N., & Wulandari, R. (2022). Pengelolaan Desain Lingkungan Playground Di Cipta Kreatif Bangsa Preschool & Daycare Palembang. Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka, 1(2), 110-116.

Sudirman, R., & Utina, S. S. (2021). Peran Guru dalam Meningkatkan Pengelolaan Lingkungan Belajar PAUD di TK Sinar Jaya. Ecie Journal, 2(2), 80-88.

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Tovey, H. (2017). Bringing the Reggio approach to your early years practice (3rd ed.). Routledge.

Zosh, J. M., Hopkins, E. J., Jensen, H., Liu, C., Neale, D., Hirsh-Pasek, K., ... & Whitebread, D. (2017). Learning through play: A review of the evidence. The LEGO Foundation.