Analisis Persepsi Risiko dan Tingkat Kecemasan Masyarakat Akibat Paparan Berita Kriminalitas Begal di Media Sosial Kota Medan

Main Article Content

Parlindungan Siregar
Kartika Putri Lubis

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran persepsi risiko sebagai mediator dalam hubungan antara paparan berita kriminalitas begal di media sosial dan tingkat kecemasan masyarakat di Kota Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional-mediasi yang dilaksanakan secara cross-sectional. Sampel terdiri dari 200 responden pengguna media sosial di Kota Medan yang dipilih melalui teknik non-probability sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner online yang mengukur variabel paparan berita begal, persepsi risiko, dan tingkat kecemasan (menggunakan DASS-21). Analisis data dilakukan dengan teknik regresi dan analisis mediasi bootstrapping menggunakan PROCESS Macro. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara ketiga variabel. Lebih lanjut, hasil analisis mediasi menunjukkan bahwa persepsi risiko secara signifikan memediasi hubungan antara paparan berita begal dan tingkat kecemasan (efek tidak langsung = 0.29, 95% CI [0.18, 0.41]). Temuan ini menyimpulkan bahwa dampak paparan berita kriminalitas di media sosial terhadap kecemasan tidak terjadi secara langsung, melainkan secara kuat diperantarai oleh meningkatnya persepsi individu terhadap bahaya dan risiko di lingkungan mereka.

Article Details

How to Cite
Siregar, P., & Lubis, K. P. . (2025). Analisis Persepsi Risiko dan Tingkat Kecemasan Masyarakat Akibat Paparan Berita Kriminalitas Begal di Media Sosial Kota Medan. Welldone: Journal of Psychology and Counseling, 1(3), 121–129. https://doi.org/10.64093/welldone.v1i3.825
Section
Articles