Peningkatan Hasil Belajar Pada Mata Pelajaran Pendidikan Jasmani Materi Lempar Cakram Melalui Model Aktivitas Sirkuit
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar lempar cakram siswa, yang disebabkan oleh model pembelajaran konvensional yang monoton dan kurang partisipatif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar lempar cakram melalui penerapan Model Aktivitas Sirkuit. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus pada 32 siswa Kelas VIII B SMP Negeri 1 Loa Janan. Setiap siklus terdiri dari tahapan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Instrumen pengumpulan data meliputi tes unjuk kerja lempar cakram untuk mengukur aspek psikomotor dan lembar observasi untuk mengukur aspek afektif (keaktifan dan antusiasme). Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada ketuntasan belajar siswa. Pada tahap pra-siklus, tingkat ketuntasan hanya 21,45% (6 siswa), kemudian meningkat menjadi 60,74% (17 siswa) pada Siklus I, dan akhirnya mencapai 85,74% (24 siswa) pada Siklus II. Peningkatan ini juga didukung oleh peningkatan keaktifan, antusiasme, dan kemandirian siswa selama proses pembelajaran. Disimpulkan bahwa Model Aktivitas Sirkuit efektif dalam meningkatkan hasil belajar lempar cakram dengan menciptakan lingkungan belajar yang lebih dinamis, terstruktur, dan berpusat pada siswa.