Digitalisasi Perbankan dan Ancaman Keamanan Siber: Tantangan dan Strategi Mitigasi Risiko Operasional
Main Article Content
Abstract
Artikel ini bertujuan untuk menganalisis tantangan yang dihadapi oleh industri perbankan dalam menghadapi digitalisasi dan ancaman keamanan siber, serta mengidentifikasi strategi mitigasi risiko operasional yang efektif. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur komprehensif yang mengkaji berbagai publikasi ilmiah, laporan industri, dan studi kasus terkait digitalisasi perbankan, keamanan siber, dan manajemen risiko. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi perbankan membawa berbagai manfaat, seperti peningkatan efisiensi, aksesibilitas, dan pengalaman pelanggan. Namun, digitalisasi juga meningkatkan eksposur terhadap ancaman keamanan siber, termasuk serangan malware, phishing, serangan denial-of-service (DoS), dan kebocoran data. Penelitian mengidentifikasi beberapa strategi mitigasi risiko yang efektif, meliputi penerapan kerangka kerja keamanan yang komprehensif, investasi dalam teknologi keamanan siber canggih, pengembangan kesadaran keamanan siber, dan kolaborasi antara lembaga keuangan, pemerintah, dan sektor swasta. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa digitalisasi perbankan memerlukan pendekatan proaktif dan holistik terhadap keamanan siber. Lembaga keuangan harus terus berinvestasi dalam teknologi dan praktik terbaik untuk mengurangi risiko operasional dan melindungi aset serta data pelanggan.